SHOLAT MENUJU JALAN KEBENARAN
Oleh Prof . Dr . Mih. Ali Aziz ,M.Ag
Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya
Trainer”Pedalaman Terapi Sholat Bahagia”
Aku melakukan semua hal yang aku inginkan, baik itu sebuah bentuk yang mampu mengubahku menjadi semakin baik atau melakukan hal yang berbaur dengan hal-hal negatif. Kapanpun aku ingin melakukan hal itu , waktu itu dan detik itu akan aku lakukan . Saat aku melakukan hal tersebut. Aku merasakan sesuatu itu terasa aku bahagia karna aku mampu melupakan semua masalah yang menurutku berat . Bebanku hilang dunia sangatlah luas dan yang menepati hanyalah aku seorang, aku mampu melakukan semua hal yang aku sukai tanpa ada penghalang . Hingga aku merasa gila karna hal gila tersebut itu. Entah mengapa aku duduk tersendiri dan merenungkan ternyata apa yang aku lakukan adalah salah, aku memasuki vase yang sagat dalam . Aku mulai sadar hatiku seperti diberi cahaya putih yang sangat indah untuk selalu disinarkan. Aku menangis di sepinya malam, tuk menghilangkan kegelisaan dalam hati, denggan tiba- tiba aku di datangi oleh sahabatku yang selalu mengingatkan.ku saat aku masuk jurang tersebut. Teman sebangku dan seperjuagan dia berkata “ nanda kamu kenapa sedih jangan bersedih , ceritakan kepadaku kamu sedih aku siap mendengarkan semua ceritamu ,ingsaallah kalau aku bisa bantu pasti aku bantu” aku hanya bisa termenung melamun dan takbisa mendengarkan bisiskan dari orang-orang sekitar aku hanya bisa mendengarkan bisikan dalam diriku. Bisikan dalam diriku hanya memojokanku bahwa semua adalah kesalahanku . Kesalahan yang pernah aku buat di masa lalu adalah aku pulang dari pondok tanpa izin dari pengurus pondok. Entah menggapa bisikan dari temanku dengan pelan-pelan masuk ketelinggaku. Aku berkata pada temanku bahwa aku sudah karna melakukan hal itu . Temanku dengan senyum berkata dekatkan diriu pada Allah minta maaflah karna Allah maha mengampuni semua dosa hambanya. Dengan itu aku semakin termenung dan akal fikiran yang jernih mulai bekerja ,hatiku mulai sadar dari kegelisaan yang menindas da;am jiwaku . Aku mulai bangkit dari keterpurukanku , berdiri melangkah ke kamar mandi aku ambil air wudhu’ dan laksanankan Sholat sunnah. Sholat terlaksaakan berdo’a memohon ampun sebanyak-bayaknya. Semua cerita hidup baik itu kesedihan atau kebahgiaan atau kesedihan aku serahkan , aku sandarkan pasa Allah. Aku mulai tenang dan beban yang aku tangug mulai ringan. Aku mulai melakukan aktifitas seperti biasanya , namun entah mengapa kejadian itu teringat kembali, kesalahan pada diriku mulai muncul lagi. Aku mulai biasakan Sholat untuk mendekatkan diri pada Allah , untuk menebus segala dosa yang pernah aku buat . Sehingga aku lulus dari pondok tersebut dan melanjutkan pendidikan di UIN SUNAN AMPEL SURABAYA .
Tahap-tahap yang harus di lakukan untuk bisa masuk di universitas sunan ampel Surabaya telah aku penuhi ,mulai dari mengisi pendaftaran dan mengikuti ujian untuk bisa masuk telah aku lakukan dan usaha tak membohongi hasil . Aku bisa masuk di uin sunan ampel Surabaya , aku mengambil jurusan Manajemen dakwah . Dalam jurusan tersebut banyak yang aku pelajari salah satu yang aku pelajari adalah Ilmu Dakwah . Di ajar oleh seorang guru besar di Fakultas Dakwah Dan Komunikasi di adalah Prof. Ali Aziz . Hari-hari kuliah telah aku lewatin dan sekarang mulai masuk ke fase-fase yang sangat menguras otak yakni UAS ( ujian akhir semester ) . Sudah terlaksanakan UAS (ujian akhir semester ) sekarang di pelajaran ilmu dakwah megadakan ujian wada’ . Kami semua mahasiswa yang di ajar oleh Prof. Ali baik dari semester satu sampai pascasrjana. Ujian wada’ di laksanak di tempat kerja Prof. Ali tempatnya sangat bagus dan kami di sana di ajak dan di ajarkan PTSB ( pedalaman terapi sholat bahagia ) . Kamu semua masuk ke ruangan yang luas, antar cowok dan cewek duduknya di pisahkan . Kami seua mendapatkan buku dari Prof. Ali buku itu bercover PTSB ( pedalaman terapi sholat bahagia ) .
Dari buku itu kami mendapatkan pelajaran yang sangat penting . PTSB( pedalaman terapi sholat bahagia ) adalah cara kita beribadah atau islitah jawanya sholat kepada Allah yang bisa menghadirkan kebahagian dalam hidup baik di dunia maupun di akhirat. Cara utuk lebih mendekatkan diri pada sang kuasa , lebih khusyuk dalam beribadah dan fakus dalam tujuan yaitu Allah . Mulai dari berdiri itu saja memiliki kata kunci tersendiri Berdiri yang memiliki istilah lain adalah SUBHAN ( Syukur, Bimbingan, Ketahanan iman) merenungkan tentang
1.Syukur ; Wahai Allah , aku bersyukur atas ni’matmu
2.Bimbinga ; Bimbinglah aku dan keluarga agar tetap di jalan yang benar
3.Ketahanan iman ; Berilah aku ketahanan iman untuk melawan hawa nafsu agar selamat dari kesesatan dan murka-mu
Saat berdiri kita juga mengingat semua apa yang sedang kita inginkan dan memilik tambahan dari renungan di atas apabila ingin lebih ideal
1. Aku berterima kasih atas semua ni’mat-mu, yatu (1)...(2)…dst ( dan mulailah sebut keni’matanmu dalam ahati tanpa ada suara dari mulut ). Ampunilah aku, karna sering mengeluh dan kurang berterima kasih kepada-mu
2. Wahai Allah, setiap saat , aku dan keluargaku menghadapi godaan dosa, terutama godaan duniawi berupa harta dan nafsu terhadap pria atau wanita yang engkau haramkan ( bukan makhrom ) . Berikan kami kecantikan , kekayaan, dan fasilitas kekuasaan tidak menjerumuskan kami kedalam dosa’
1.RUKU’ memiliki istilah TURUT (Tunduk, Menurut )
1. Tunduk ; Wahai Allah, aku tunduk membungkuk kepada kehendak-mu, aku bertasbih dan menyerahkan hidup mati , sehat sakit dan seluruh jiwa ragaku dan seluruh persoalan kepada-mu.
2. MENURUT ; Aku menurut kepada semua perintah-mu . Ampuni dosa-dosaku.
Saat kami membaca ini di suruh mengingat empat tambahan agar lebih detail
1. Wahai Allah aku mempunyai masalah , yaitu ( mulailah kita sebut semua masalah dalam hidup baik itu sebuah pribadi atau tidak )
2. Wahai Allah, akuikhlas , ridho, tidak mengeluh atas masalah tersebut, jika pernah mengeluh karna keputusanmu , berarti itu karna kebodohanku . Ampunilah aku
3. Wahai Allah , aku yakin (3 kali ) engkau pasti (3 kali ) Maha kuasa . Menolong aku . Engkau pasti (3 kali ) menyayangi aku, dan tidak mugkin membiarkan aku sendirian menghadapi masalah dan harapanku
4. Wahai Allah , aku pasrah (3 kali );aku pasrahkan seluruh masalah tersebut terbaik untukku . Aku ikhlas apapun keputusanmu
3. I’TIDAL merupakan HADIR (Hak pujian , Takdir )
1.HAK PUJIAN : Hanya Engkau yang berhak di puji. Ampunilah aku karna terlintas mengharap pujian manusia
2. TAKDIR ALLAH : Semua hal terjadi atas takdirmu . Aku ridho dan ikhlas menerimanya
Tambahan jika ingin lebih detail
1. Wahai Allah, hapuskanlah di hatiku dari mengharap penghormatan , puji dan terimakasih orang. Sebaliknya jadikan aku selalu menghormati,menghargai dan terima kasih kepada orang . kkuatkan kesabaranku menghadapi kecacian dan kezaliman orang.
2. Aku ikhlas , ridho , tidak mengeluh atas semua takdir-mu. Rencanamu pasti ( 3 kali )lebih baik dari rencana hidupku . Takdirmu pasti (3 kali )yang terbaik untukku
4.SUJUD ; MASJID (Maaf, Sinar, Jiawa dan raga )
1.MAAF; Maafkan dosa-dosaku , kerabatku dan keluargaku
2.SINAR ; Sinarilah hati, lidah ,mata,dan telingaku agar selalu berbuat yang engkau ridhoi
3.JIWA DAN RAGA ; Jiwa dan ragaku dalam kekuasaanmu . Aku serahkan hidup dan mati , semua kehendakmu dan semua persoalan kepadamu
Tambahan ( jika ingin lebih detail )
1. Wahai Allah . Ampunilah aku ,keluargaku, lebih-lebih mereka yang telah meninggal dunia . Jauhkan mereka dari siksa kubur dan neraka. Jadikanlah kuburan sebagai taman surga yang menyenangkan mereka, jika dalam pandangamu ada kebaikan pada diriku , jadikanlah kebaikan itu bagian dari pahala yang mengalir untuk keluargaku , guru-guruku, saudaraku dan semua orang yang berjasa mengantarkan aku sampai aku menjadi orang seperti ini.
2. Berikan cahayamu untukku ,keluargaku dan hatiku bersi dari iri dan dengki , jadikan semua perkataan kami benarvdan menyemangati semua orang , serta telinga kami peka terhadap Al- Qur’an dan panggilan adzan
3. Lanjutkan do’an seperti pada posisi ruku’ dan ingat semua kebaikan orang-orang , kesalahanmu , keinginanmu
5.DUDUK DI ANTARA DUA SUJUD merupakan AKSI( ampun, kasih, sejahtera, iman)
Wahai Allah berikanlah aku Ampunana . Kasih. Sejahtera, dan iman
Jika ingin lebih detail dan lengkap maka di tambah mengunakan ini
1. Wahai Allah , ampunilah dosa-dosaku
2.semua manusia yang baik. Kasihanilah aku yang telah berusaha keras untukmembahagiakan keluargaku . Kepada siapa lagi aku memohon belas kasih jika bukan kepadamu
3. Berilah aku rizki yang melimpah untuk keluarga , syiar agama, dan menolong fakir miskin , jadikan aku lebih senang memberi daripada di beri . Beri aku kesehatan dan kesembuhan dari semua penyakit
4. Kuatkanlah imanku , agar aku semakin dekat denganmu, agar aku bisa berdekatan denganmu , sabar dan tegar menghadapi apapun cobaan dari-mu
6. TASYAHUD istilah dari SOSIAL ( solawat dan salam untuk Nabi SAW. Berikan aku kekuatan menyontoh akhlaknya
1.SHOLAWAT ; Sholawatdan salam untuk Nabi SAW berikan aku kekuatan menyontoh akhlaknya
2.PERSAKSIAN ; Aku bersaksi, Tiada Tuhan selain Engkau , dan Muhammad adalah utusanmu , jadikan syahadat pegangan dan penutup hidupku
3.TAWAKAL: Aku serahkan hidup dan matiku , sehat , sakit , kaya , miskindan semua takdir hidupku, persoalan kepadamu
Tambahan jika ingin lebih detail
1.Jadikan aku, Keluargakudan saudara-saudaraku, berakhlak seperti Nabimu, Nabi Muhammad . Mudahkan aku dan keluarga beribadah di mekkah dan madinah, serta berdo’a di dekat makam Nabi-mu . Aku berharap di hari kiamat kelak , mendapatkan syafa’at Nabi-mu. Di surga, engkau pertemukan kami sekeluarga dengan Nabi Muhammad
2.Jadikan syahadat penambah , percaya diriku , penghilang ke cemasanku , penyemangat kerjaku , dan penguat optimisku , jadikan la ilaha illallah kata terakhir ketika izrail mencabut nyawaku
3. Lanjutkan dan mulailah doa samba mengintas semua dosa yang pernah kamu lakukan, kebaikan , penyesalansemua kamu inget dan mintak ampunan
4. Wahai Allah sekarang aku lebih bahagia , aku akan menoleh ke kanan dan kiri. Berikan kemudahan hidup , kesuksesandan sebekah kanan dan kiri. assalamu’alaiku warahmatuallah
Seketika itu juga aku merasakan SHolat yang sangat dekat dengan Allah, Sholat yang hanyatertuju padasang pemilik . Siap untuk menyerahkan hidup dan mati hanya untuk Allah . Hati mulai tenang , taak pernah lagi merasakan bebas , yang dulu selalu gelisa kini sudah tidak. Mungkin ini adalah jawaban dari setiap termenunganku untuk memohon ampun atas perbuatanku yang pernah aku buat .